WELCOME TO MY SITE
1.mengenal ALLAH tp tdk menunaikan hakNya (hak ALLAH adalah di Ibadahi)

2.membaca AL-Qur'an tp tdk mengamalkan isinya

3.mengaku cinta Rosul tp meninggalkan/ tdk suka ajarannya

4.mengaku musuh iblis akan ttp brsikap spt mendukungnya

5.menginginkan surga tp tdk mau beramal untuk menggapainya

6.mengakui tkt neraka tetapi tak henti² berbuat dosa

7.tau bahwa kematian itu pasti tp tdk mempersiapkannya

8.sering mengubur zenazah tetapi tak mengambil pelajarannya

9.sering membuka aib orang tp lupa bahkan tdk tau aib sendiri

10.mkn rizqi dr ALLAH tapi tak pernah mensyukurinya.
--------------------------------------------------------------------------------------

Habib Sholeh Ibn Achmad Ibn Salim Alaydrus: Rajab Bulan Penuh Kemulyaan
Indeks > Artikel > Nasihat Kyai > Habib Soleh Rajab Bulan Penuh Kemulyaan 21jul08
Tak terasa hampir 15 hari kita melewati bulan Rajab. Bulan rajab adalah bulan yang sangat mulia dan agung, penuh barokah dan hikmah, ibadah pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya oleh Allah, doa-doa diijabah, dan pintu taubat dibuka lebar-lebar siap menerima siapapun juga yang hendak bertaubat kepada Allah. Seperti diriwayatkan oleh Al imam Ibnu ‘Asakir dari Abu Umamah RA bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda (yang artinya):
"Ada lima malam yang tidak akan ditolak doa-doa di dalamnya, malam pertama bulan rajab, malam pertengahan sya'ban (nisfu sya'ban), malam jumat, malam idul fitri dan malam idul adha".
Dan cukup kiranya sebagai kemuliaan bulan ini di mana Allah Ta'ala menjadikannya salah satu dari empat bulan yang dinamakan Asyhurul Hurum (bulan yang terhormat). Sebagaimana dalam Al Quran Allah berfirman (yang artinya):
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (mulya). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu. (QS. At Taubah 36)
Mengenai Asyhurul Hurum ini Nabi Muhammad SAW telah menjelaskan kepada kita bahwa empat bulan tersebut adalah Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab. Seperti dalam riwayat Bukhori dan Muslim dari sahabat Abu Bakrah RA.
Bahkan sebagian Ulama berpendapat bahwa dari keempat bulan ini yang paling utama adalah bulan Rajab, sementara yang lain berpendapat bulan Muharram.
Sahabat Ibnu Abbas RA mengatakan tentang kemulyaan empat bulan ini:
"Allah telah mengkhususkan empat bulan, dimana Allah menjadikannya penuh kemulyaan, dosa-dosa di bulan ini lebih besar daripada bulan lainnya, begitu pula amal sholeh dan pahala".
Bahkan Nabi Muhammad SAW menunjukkan kemulyaan bulan Rajab ini dengan menyandarkannnya kepada Allah SWT, dimana beliau bersabda:

"Rajab adalah Bulannya Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku". (HR. Abul Fath bin Abil Fawaris dari Hasan al Bashri, hadits mursal)
Tidaklah sesuatu disandarkan kepada Allah kecuali pasti itu adalah sesuatu yang sangat mulya dan di dalamnya tersimpan rahasia dan keberkahan. Maka dari sinilah kemudian banyak Ulama memberi nama bulan ini sesuai dengan maqam, dan keluasaan daya talar ilmu dan pemikiran mereka masing-masing, sebagian berkata bahwa bulan Rajab adalah bulan Istighfar, artinya bulan yang sangat layak bagi umat untuk memperbanyak istighfar dan taubat di dalamnya, sebagian berkata Rajab adalah bulan Rahmah, artinya bulan yang penuh dengan Rahmat Allah SWT, yang lain berpendapat Rajab adalah bulan ar Rajm, artinya bulan yang didalamnya dirajm (dijauhkan) musuh dan syaitan dari para Auliya' dan sholihin.
Sebagian yang lain mengatakan bahwa Rajab adalah bulan penanaman benih, Sya'ban bulan untuk menyirami benih tersebut dan Ramadhan adalah bulan untuk menuai (memetik) hasil dari tanaman yang tumbuh dari benih itu. Ketahuilah bahwa benih yang dimaksud disini adalah amal sholeh.
Sebagian yang lain mengatakan rajab adalah Mausimut Tijaarah (saat untuk berdagang), maksudnya adalah bulan untuk kita memperbanyak keuntungan dengan bermu'amalah bersama Allah SWT, yakni dengan beribadah, membersihkan hati dan membenahi jiwa. Ragam apapun ibadah tersebut, seperti solat, dzikir, sholawat, bersodaqah, berbuat baik kepada saudara seiman, membaca Al Quran dan termasuk menghadiri majelis ilmu. Yang penting kita berusaha makin bertambah umur, makin bertambah dekat kepada Allah.
Inilah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan begitu saja, memang kadang manusia tidak sadar, berapa banyak umurnya berlalu sia-sia untuk sesuatu yang sia-sia, bukankah setiap nafas dan setiap detik dari umurnya akan dipertanyakan oleh Allah SWT ?
Dari sekian banyak kemulyaan yang disandang oleh bulan Rajab ini, disana ada keistimewaan yang tidak ada tandingannya yang tidak bisa dinilai keagungannya, yaitu pada bulan ini pula terjadi peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yaitu pada malam 27 Rajab, memang ada yang berpendapat bulan Rabiul Awwal atau Rabiuts Tsani, adapun tahunnya Al Imam Az Zuhri, ‘Urwah bin Zubeir dan Ibnu sa'ad serta sebagian besar ahli siroh (sejarah) mengatakan bahwa Isra' Mi'raj ini terjadi setahun sebelum beliau SAW hijrah ke Madinah al Munawwarah.
Ini adalah suatu perjalanan luar biasa di luar kemampuan manusia biasa, peristiwa yang tidak akan pernah terjadi selain kepada Rasulullah SAW, peristiwa berjumpanya sang kekasih dengan kekasihnya. Dengan perjalanan ini Allah SWT ingin menunjukkan kebesaran dan keagunganNya kepada sang Nabi yang mulya ini, begitu pula Dia berkenan memperkenalkan dan menunjukkan keagungan Nabi Muhammad kepada seantero alam, seluruh penduduk langit dan bumi. Sehingga setiap Nabi dan Rasul serta malaikat yang berjumpa dengan beliau mengucapkan salam perhormatan.
Inilah perjalanan yang penuh berkah dan hikmah yang sudah Allah tentukan hanya untuk Nabi Muhammad SAW, lidah tidak akan mampu mengungkapkan secara detail peristiwa ini, pena tidak mampu menulis seluruh keajaiban yang terjadi disana, sekalipun banyak para Imam dan Ulama berkarya untuk mengungkapkan peristiwa mulya ini yang tentunya berdasarkan hadits-hadits dan atsar, namun tidak satupun mampu mencakup semuanya secara mendetail dan terperinci serta mengungkap rahasia-rahasia yang tersimpan dalam semua itu. Hanya Allah Ta'ala yang mengetahuinya.
Berkenaan dengan Isra' Mi'raj ini Allah SWT berfirman dalam Al Quran (yang artinya):
Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. Al Israa' ayat 1)
Begitupula banyak sekali riwayat dari Rasullullah SAW dimana beliau sendiri menjelaskan dan menceritakan peristiwa ini di hadapan para sahabat, hadits-hadits itu disebutkan oleh para Imam Hadits maupun Tafsir dalam kitab-kitab mereka, diantaranya al Imam al Bukhori, Muslim, Ahmad bin Hambal, at Tirmidzi, an Nasai, al Baihaqi, Ibnu Jarir at Thabari dan lainnya.
Dan Isra' Mi'raj ini telah diriwayatkan dari kelompok besar sahabat Rasulullah SAW, diantaranya Abu Hurairah, Abu Dzar, Ibnu Mas'ud, Ibnu ‘Abbas, Abu Sa'id al Khudry, Syaddad bin Aus, Ubay bin Ka'ab dan lainnya, maka dari sinilah kemudian para Imam berpendapat keterangan atau riwayat yang datang dalam rangka menjelaskan peristiwa ini adalah riwayat Mutawaatirah, artinya barang siapa yang mengingkarinya maka kafirlah orang tersebut, sebab selain status haditsnya adalah hadits mutawatir di samping itu peristiwa ini tergolong ‘ulima minad diin bidh dhorurah, artinya diketahui secara umum oleh seluruh lapisan umat dan tidak tersembunyi.
Dan perlu diketahui bahwa Ulama dan Muhaqqiqun bersepakat bahwa Isra' Mi'raj ini dilakukan dalam keadaan terjaga atau nyata, bukan dalam mimpi seperti dikatakan sebagian orang, dan Nabi Muhammad Isra' Mi'raj dengan jasad dan ruh beliau. Dan dalam Mi'raj itu beliau SAW berjumpa dan melihat Allah Ta'ala dan berbicara denganNya, tanpa kita bertanya bagaimana bahasaNya dan bagaimana caranya, kita hanya wajib beriman akan hal itu tanpa bertanya sesuatu yang bukan urusan kita. Allah dan RasulNya lebih tahu hal tersebut.
Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq bahwa Marwan bertanya kepada Abu Hurairah RA,:
"Apakah Nabi Muhammad melihat Rabbnya",
Beliau menjawab: "Ya".
Bahkan Al Hasan Al Bashri bersumpah dengan nama Allah bahwa Nabi Muhammad benar-benar melihat Allah SWT dalam Mi'raj itu.
Insya Allah pada edisi berikutnya kita akan menukil beberapa riwayat dari kitab-kitab hadits mapun sirah Nabawiyah yang menyebutkan perjalanan yang mulya dan agung ini, tentunya dengan penjelasan ‘ibrah (pelajaran) dan hikmah yang dapat diambil dari peristiwa itu sendiri. Wallahu A'lam.
Dinukil dari kitab as Sirah an Nabawiyah (DR. Muhammad Abu Syahbah), Dzikrayat wa Munasabat (DR.As Sayyid Muhammad bin Alawy al Hasany), Kanzun Najah was Surur (As Syeikh ‘Abdul Hamid Kudus), Mujazul Kalam (As Syeikh Muhammad bin Ali ad Du'any).
-------------------------------------------------------------------------------------
Puasa-puasa yang disunnahkan oleh Nabi SAW adalah sebagai berikut :
1. puasa Enam hari pada bulan syawal
Puasa ini disunnahkan setelah tanggal 1 syawal selama enam hari, baik itu berturut turut ataupun tidak. Hal ini sesuai dgn sabda Nabi SAW yang berbunyi..
"Barang siapa yang berpuasa pd bulan Ramadhan lalu di iringinya dgn enam hari pd bulan syawal, maka seolah-olah ia telah berpuasa sepanjang masa."

2. Tanggal 9 Zulhijah (Hari Arafah)
Puasa ini juga sangat dianjurkan oleh Nabi SAW sesuai dgn sbdanya..
"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun. Yaitu tahun yang lalu dan tahun yang akan datang

3. Puasa bulan MUHARAM (Asyura)
Tanggal 10 Muharam atau Asyura' juga disunnakan untuk berpuasa. pada suatu ketika, Nabi ditanya. "Solat manakah yang lebih utama setelah sholat fardhu..??" Tanya mereka lagi.. "Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadhan..??" Ujar Nabi SAW... "Puasa pada bulan ALLOH yang kamu namakan bulan Muharam. " ( HR. ahmad dan Muslim)
4. Berpuasa pada bulan Sya'ban
Rosululloh SAW terbiasa berpuasa pd sebagian besar dari bulan Sya'ban. Hal ini dinyatakan sendiri oleh Aisyah.
"Tidak kelihatan oleh saya Rosululloh SAW melakukan puasa dalam waktu sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. Dan tidak satu bulanpun yang hari-harinya lebihbanyak dipuasakan Nabi dari bulan Sya'ban." (HR. Bukhari - Muslim)

5. berpuasa setiap hari senin dan kamis
Nabi Muhammad SAW lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Ketika ditanya kenapa sebabnya, beliau menjawab.. "Sesungguhnya pada malam2 itu dipersembahkan pada setiap hari senin dan hari kamis, maka ALLOH berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan." (HR.Ahmad)

6. Berpuasa tiga hari setiap bulan
Puasa ini biasanya dikenal dgn sebutan BAIDHO atau PUTIH yakni puasa yg dilakukan ketika malamnya itu putih dan terang benderang alias bulan purnama. Abu Dzar Al-Ghifari berkata..
"Kami dititah oleh Rosululloh SAW agar berpuasa sebanyak 3 hari setiap bulan, yakni hari2 cemerlang yakni tgl 13, 14, dan 15. Katanya bahwa itu seperti berpuasa sepanjang masa."
7. Berpuasa Nabi Daud
Berpuasa Nabi Daud atau sehari tidak merupakan sunnah Nabi. Telah diterima dari Abu Salamah bin Abdul Rahman yang diterimanya dari Abdullah bin Amar, Katanya...
"Ya Rosululloh! Bagaimanakah puasa Nabi Daud itu...?? " Nabi SAW menjawab.. "Ia berpuasa sehari lalu berbuka sehari."
--------------------------------------------------------------------------------------

Bulan-bulan penting dalam Islam Jul 13, '08 5:15 AM
for everyone
1hb Syawal


“Haram berpuasa pada hari ini” Puasa Enam(Sunnah) - Berpuasa 6 hari selepas Aidilfitri dalam bulan Syawal.
Berpuasa dibulan Ramadan, kemudian melakukan 6 (puasa) dalam Syawal, adalh seperti puasa sepanjang tahun.
Bulan Zulkaedah
Rasulullah s.a.w. meninggalkan Kota Medinah menuju ke-Mekkah untuk menunaikan Haji Wida’ (Haji penghabisan) baginda disertai seramai 10,000 kaum muslimin.
Sesiapa yang keluar mencari ilmu pengetahuan (Agama)*, dia di dalm perlindungan Allah sehingga dia pulang.
* Jika orang itu mati ketika pencariannya itu, dia mati syahid.
1hb Zulhijjah
Allah mengampuni Nabi Adam ‘Alaihis salam.
Barang siapa yang berpuasa pada hari itu, maka Allah mengampuni segala dosanya.
2hb Zulhijjah
Allah telah megkabulkan doa Nabi Yunus ‘Alaihis salam dan mengeluarkan dari perut ikan.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka seperti orang yang beribadah kepada Allah Taala selama satu tahun serta tidak menderhakai Allah dalam ibadahnya sekejap mata.
3hb Zulhijjah
Allah telah mengkabulkan doa Nabi Zakariyah ‘Alaihis salam.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah mengkabulkan doanya.
4hb Zulhijjah
Nabi Isa ‘Alaihis salam dilahirkan.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah menghilangkan kesusahanya dan kefakirannya. Dan besok dihari qiamat bersama dengan orang-orang yang baik-baik dan yang mulia.
5hb Zulhijjah
Nabi Musa ‘Alaihis salam dilahirkan.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka dia bebas terhindar dari munafik dan dari siksa kubur.
6hb Zulhijjah
Allah Taala telah membuka kebaikan untuk Nabinya.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah memperhatikannya dengan kasih sayang dan dia tidak disiksa sesudah itu.
7hb Zulhijjah
Semua pintu neraka jahannam ditutup dan tidak dibuka sehingga berlalu hari-hari yang sepuluh itu.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah menghindarkandaripadanya 30 pintu kesukaran dan membukakan baginya 30 pintu kemudahan.
8hb Zulhijjah
Hari Tarwiyah.
Barang siapa berpuasa pada hari itu, dia diberi pahala yang hanya diketahui oleh Allah Taala sendiri.
9hb Zulhijjah
Hari Arafah
Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka sebagai tebusan dosanya pada tahun yang lalu dan yang akan datang. Dan pada hari itu juga diturunkan ayat: “Pada hari ini telah aku sempurnakan bagimu akan agamamu dan aku sempurnakan pula ni’matku kepadamu”.
10hb Zulhijjah
Hari Raya Aidiladha
Haram berpuasa pada hari ini.
Barang siapa berkurban dengan suatu kurban, maka mulai titisan darah yang terjatuh ditanah, Allah mengampuni semua dosanya dan dosa-dosa kelurganya dan barang siapa memberi makan orang mukmin atau bersedekah dengan satu pemberian, maka Allah Taala menimbangnya menjadi lebih berat dari Gunung Uhud.
Diceritakan dari Sufyan, bahawa dia berkata:”Saya mengitari kubur-kubur orang Islam diKota Bashrah pada beberapa malam dibulan Zulhijjah. Tiba-tiba ada cahaya dikubur salah seorang dari mereka. Maka saya berhenti sambil berfikir. Pada saat itu ada suara keras yang mengatakan: “Hai Syufyan, supaya engkau berpuasa 10 hari dibulan Zulhijjah, maka akan diberikan kepadaMu seperti cahaya ini”.
Akhir Zulhijjah & 1hb Mharram
Nabi s.a.w. bersabda: “Barang siapa berpuasa pada hari-hari itu, maka sungguh dia telah mengakhiri tahun yang lalu dan membuka tahun men datang dengan berpuasa dan Allah telah menjadikan/memberikan baginya tebusan dosa selama 50 tahun”
.Dari Siti Aisyah bahawa dia berkata:”Sungguh Rasulullah “Alaihi Wasallam telah bersabda: Tidak satu hari pun yang disaat itu Allah memerdekakan/membebaskan para hambanya dari neraka lebih ramai daripada yang dia bebaskan pada hari Arafah”.
Sabda Rasulullah s.a.w.: “Satu bacaan yang paling utama saya baca dan dibaca oleh para Nabisebelumku pada hari-hari
yang 10 ini ialah: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah dengan sendirinya”.
10hb,11hb,
12hb &13hb Zulhijjah
Hari-hari yang diharamkan berpuasa
Bulan Safar
Peperangan Bani Khaibar & Bani Qianuqak
Berpuasa selang hari “Puasa Sunnah yang terbaik diantara puasa-puasa Sunnah dalm setahun”.
2, 3 & 4hb R’awal
12hb R’awal
Peristiwa persembunyian Rasulullah s.a.w. & Sayyidina Abu Bakar diGua Hira untuk berhijrah keMedinah.
Hari keputraan Rasulullah s.a.w.
Doa seseorang hamba yang berpuasa, akan diterima oleh Allah.
Bulan R’akhir
Peperangan Jamal (Unta) - perang saudara pertama dalam sejarah Islam
Sesiapa yang berpuasa sehari dijalan Allah, akan meletakkan sebuah parti diantara dirinya dan api neraka sebesar jarak diantara Langit & bumi.
8hb Jamadilawal
Kelahirann Sayyidina Ali bin Abi Talib
Berpuasa pada 3 hari ia itu 13hb, 14hb & 15hb dalam sebulan, adalah seperti berpuasa untul satu bulan.
8hb Jamadilakhir
-Perlantikan Sayyidina Umar alKhattab sebagai khalifah ke2
-Berlakunya peperangan Yarmuk dizaman Khalifah Umar alKhattab tahun 13 Hijrah
Sesiapa yang berpuasa dijalan Allah, akan dijauhkan mukanya dari Api neraka sejauh jarak 70 tahun.
26hb & 27hb Rejab
Berlaku peristiwa Israk dan Mikraj.
Setiap perkara itu ada dikenakan Zakat, dan Zakat bagi badan itu adalah Puasa.
15hb Syaban
-Nisfu Syaban.
-Penukaran qiblat dari Masjid alAqsa diBaitul Muqaddis ke Kabah .
Barang siapa berpuasa dari 13hb hingga 15hb dengan ketakwaan & megharapkan balasan(diakhirat), segal dosa-dosanya yang lalu akan diampunkan.
Bulan Ramadan
-Bulan yang difardhukan keatas umat Islam mengerjakan ibadat Puasa.
-Nuzul Al-Qur’an pada 17hb
-Berlaku peperangan Badar pada 8hb tahun ke2 Hijrah
-Penyempurnaan pembukaan Kota Mekkah pada 10hb
WALLAHUALAM.
------------------------------------------------------------------------------------
CatatanKecilUntukKuLife is Life For a Live in Allah
Archive for the ‘Hikmah’ Category
Semoga Tuhan Menjaga Manusia Atas Nama:Perempuan
without comments

Mulianya seorang isteri disisi Allah…
Dan betapa berharganya wanita yang bergelar isteri ini pada keluarga, suami dan anak-2
Rugi dan binasalah suami-suami yang tidak menghargai isteri mereka kerana isteri inilah yang akan membantu mereka di akhirat kelak.Biarlah buruk mana isteri anda,
sayangilah mereka…..
Beruntungnya seorang wanita yg ada rahim ini ialah dia bekerja dengan Tuhan… jadi ‘kilang ‘ manusia. Tiap-tiap bulan dia diberi cuti bergaji penuh… 7 sehingga 15 hari sebulan dia tak wajib sembahyang tetapi Allah anggap diwaktu itu sembahyang terbaik darinya. Cuti bersalin juga sehingga 60 hari.
Cuti ini bukan cuti suka hati
tapi cuti yang Allah beri sebab dia
bekerja dengan Allah.
Orang lelaki tak ada cuti dari
sembahyang…
sembahyang wajib baginya dari baligh
sehingga habis nyawanya.Satu lagi berita gembira untuk wanita, Sepanjang dia mengandung Allah sentiasa mengampunkan dosanya, Lahir saja bayi seluruh dosanya habis. Inilah nikmat Tuhan beri kepada wanita, jadi kenapa perlu takut nak beranak?

Marilah kita pegang kepada tali Allah. Seandainya wanita itu mati sewaktu bersalin, itu dianggap mati syahid,Allah izinkan terus masuk
Syurga. Untuk orang kafir dia tak dapat masuk Syurga tapi Allah beri kelonggaran siksa kubur. Untuk peringatan semua wanita yang bersuami seluruh kebaikan suaminya, semuanya isteri dapat pahala tetapi dosa-dosa suami dia tak tanggung. Diakhirat nanti seorang wanita solehah akan terperanjat dengan pahala extra yang banyak dia terima diatas segala kebaikan suaminya yang tak disedari. Bila dia lihat suaminya tengah terhegeh-hegeh di titian Sirat dia tak nak masuk syuga tanpa suaminya, jadi dia pun memberi pahalanya kepada suami untuk lepas masuk syurga. Didunia lagi, kalau suami dalam kesusahan isteri boleh bantu tambah lagi di akhirat.

Kalau seorang isteri asyik merungut,mulut selalu muncung terhadap suami dia tak akan dapat pahala extra ini. Manakala suami pula mempunyai tugas - tugas berat didalam dan diluar rumah, segala dosa-dosa anak isteri yang tak dididik dia akan tanggung ditambah lagi dengan dosa - dosa yang lain. Dinasihatkan kepada semua wanita supaya faham akan syariat Allah agar tidak derhaka denganNya.
Sesingguhnya wanita dijadikan daripada rusuk kiri lelaki. Dia bukan dicipta dari kepala ke kaki,juga bukan dari tapak kaki.Dia dicipta dari sebelah rusuk kiri lelaki supaya dia hampir kepada kamu(lelaki),lengan lelaki dicipta untuk mempertahankan wanita,dekat dengan hati lelaki untuk disayangi.Woman was made from the rib of man,
She was not created from his head to
top him, Nor form his feet to be stepped upon,
She was made from his side to be close
to him, From beneath his arm to be protected
by him, Near his heart to be loved by him.

“Wahai Tuhan…
ku tak layak ke syurgamu …
namun tak pula aku sanggup ke
nerakamu…kamilah hamba yang mengharap belas
darimu …
“Ya Allah…jadikanlah kami hamba2 mu yang
bertaqwa ..ampunkan dosa2 kami, kedua ibubapa
kami,dosa semua umat2 islam yang masih
hidup maupun yang telah meninggal
dunia”……..

…Ameen…
--------------------------------------------------------------------------------------
NAMA-NAMA BULAN DALAM ISLAM


No. Nama Bulan Tahun Dal Tahun lainnya
1 Sura/ Muharram, artinya yang diharamkan untuk berperang 30 30
2 Sapar/Shafar, artinya daun yang menguning 30 29
3 Mulud/Rabi’ul Awwal ,artinya musim semi pertama; 30 30
4 Bakdamulud/Rabi’ul Awwal ,artinya musim semi pertama; 29 29
5 Jumadilawal. /Jumadil Awwal, artinya masa air membeku yang pertama 29 30
6 Jumadilakir/Jumadits Tsani, artinya masa air membeku yang kedua 30 29
7 Rejeb/Rajab, artinya masa air yang membeku mulai mencair 30 30
8 Ruwah/Sya’ban, artinya lembah-lembah yang mulai ramai digarap penduduk untuk bercocok tanam atau beternak; 29 29
9 Pasa/Ramadhan, artinya panas yang membakar 30 30
10 Sawal/Syawwal, artinya peningkatan panas yang membakar tersebut 29 29
11 Sela./ Dzul Qa’iah, artinya yang di dalamnya banyak orang yang hanya duduk-duduk karena panasnya udara; 30 30
12 Besar./ Dzulhijjah artinya yang di dalamnya ada haji. 29 / 30 29 / 30
Jumlah Normal 354 354
Tahun Kabisat 355 355

0 Response to " "

Posting Komentar

Powered by Blogger